Meski Belum Berani Menasali Orangtuamu, Ini 6 Tanda Komitmennya Nggak Main-Main Padamu

tanda-pasangan-serius-meski-belum-melamar tanda-pasangan-serius-meski-belum-melamar

Banyak yang bilang bahwa bukti paling kekar dari komitmen itu adalah bedegong mendatangi orangtua, dan melamar dengan gentle. Di sisi lain, pria luber yang menolak saat komitmen itu dikerdilkan dengan sebuah lamaran semata. “Meskipun aku belum bisa mengesahkan hubungan kita, tapi singkapn berarti aku nggak serius kembar kamu”, itu adalah kalimat yang seriung diucapkan. Jadi adil nggak sih dia serius?

Keseriusan seseorang itu nggak cuma bisa dilihat dari ucapan atau ketidak Risauannya untuk melamar kok. Keseriusan dan komitmen untuk menjalin hubungan yang nggak main-main itu tercermin dalam sikap sehari-hari. Bagaimanapun, perkara mengesahkan hubungan itu perlu hebat pertimbangan. Tapi, tenangkan hatimu bila dia bersikap seperti ini. Dia nggak menganggap hubungan kalian sebatas have fun saja kok.

1. Meski sibuk sibakn main, dia sedahulu menyempatkan pribadi untuk bertemu denganmu. Terutama bila dia patut ke luar kota dan kalian akan berpisah untuk sebagian saat

Di usia dewasa ini, baik kamu dan dia sudah pas-pas paham bahwa menyala penuh tuntutan. Kamu punya cita-cita dan dia pun punya karier yang ingin dikejar. Ditinggal dinas ke luar kota sudah jadi hal yang biasa. Tapi, setiap kali dia harus ke luar kota, atau mungkin akan ada kesiaktelseifn luar biasa yang membuatnya nggak terlintas bisa komunikasi denganmu, dia selintas menyempatkan waktu untuk bertemu terlebih dahulu. Well, sepele sekali, tapi hal itu menunjukkan bahwa dia nggak melupakanmu, sesibuk apa pun dia.

2. Dia mungkin nggak menghujanimu dengan hadiah. Tapi membisu-membisu menabung demi masa depan dengan mengetatkan pengeluaran

Mungkin kamu merasa dia aktelseifn tipe pacar yang royal kembar sekali. Kencan fancy namun sesekali, seringnya cuma makan asyik di pinggir jalan. Hadiah-hadiah istimewa pun namun datang di hari-hari spesial. Ingin dia memberi bunga? Jangan harap. Namun, hening-hening dia menabung dan mempersiapkan sesuatu untuk masa depan. Mulai dari cicilan rumah, kendaraan, dan juga tabungan untuk resepsi pernikahan. Hal-hal seperti ini terkadang memang nggak terlihat, dihal lebih nyata.

3. Dia selantas ingin ingat tentang mimpi-mimpi dan rencanamu. Informasi itu mudah tersimpan di benaknya, nggak gampang lenyap begitu saja

“Lho, apa sebab nggak sekalian ungkap jastip sambil liburan? Lumayan, kan? KaPerkara kamu pengin bikin toko senpribadi? Bisa mulai dari sini nih, Beb.”

Bila dia serius dengan hubungan kalian, dia akan mencari kenal tentang dirimu. Apa sih mimpimu? Apa rencana-rencanamu ke depan? Apa yang kamu acap dan apa yang kamu nggak acap. Semua itu nggak sahaja dia jadikan pemanis bibir atau basa-basi, melainkan disimpannya jadi informasi berkuasa . Tak sahaja itu, dia juga memberikan dukungan yang nyata, dan memberi saran-saran yang mungkin bisa membantumu menggapai mimpi.

4. Dia nggak banyak memberimu janji-janji yang bikin hati melambung agung. Tapi setiap kali berjanji, dia sekemudian menepati

Topik soal masa depan memang sering mampir dalam obrolan kalian. Tapi lebih ke sharing rencana-rencana di masa depan, dan diskusi mengenai pembagian peran dalam keluarga yang ideal menurut masing-masing. Dia jarang mengumbar janji nanti akan begini dan begini, atau kelak dia akan memberikan ini dan itu. Namun, komitmennya ini terlihat dari hal-hal yang lebih nyata. Saat dia setuju janjian pukul 4 sore, dia akan ada pukul 4 sore. Jika dia bilang A, artinya selalu A. Kata-kaPertanyaan bisa dipegang lewat hal-hal yang sederhana.

5. Waktu kamu linu, dia langsung datang dan membawa pangan atau obat yang kamu butuhkan. Bukan cuma kirim chat dan bilang “Bergas sembuh ya, sayang…”

Kecuali kalian sedang LDR, dia akan menyempatkan bertandang saat kamu sedang sakit. Dia akan bertanya apa saja yang mungkin kamu butuhkan, supaya bisa dia bawakan sekalian. Dia juga akan membawakan santapan yang kira-kira kamu berkenan, supaya nafsu makanmu kembali. Bahkan jika diperlukan, dia akan mengantarmu ke rumah sakit atau dokter. Perhatiannya terwujud dalam perbuatan, bukan namun kata-kata penyemangat di chat atashal bisa langsung bilang.

6. Nggak hanya membiarkanmu masuk ke dunianya, mengenal teman dan keluarganya, dia juga melakukan hal yang serupa cukupmu

Salah satu tanda dia serius adalah dia membiarkanmu mengenalnya lebih dalam. Dia nggak segan mengajakmu mencoba hobi yang dia gemari, memperkenalkanmu ke teman-temannya, dan mungkin juga memperkenalkanmu ke keluarganya. Itu adalah bukti bahwa keberadaanmu diakui dan nggak ada yang disembunyikan. Sebaliknya, dia juga nggak segan untuk mengenalmu lebih maksimal. Dengan cara mengenal teman-temanmu, berinteraksi dengan teman-temanmu, dan mungkin berkenalan secara kasual dengan keluargamu.

Secara kasat mata, mungkin adil bahwa keseriusan pria dilihat dari ketidak Resahannya melamar di orangtua. Tapi harus paham juga bahwa soal lamaran adalah hal yang serius dan nggak bisa gegabah. Bukan hal aneh bila dia butuh luber waktu untuk mempertimbangkan, sebelum adil-adil yakin untuk menyeriusimu. Bukankah kamu sendiri juga begitu?